09 February 2018

Cara membuat Guru hafal dengan Kita

Assalamualaikum

Halo semua, apa kabar? semoga selalu dalam kondisi sehat amin. Kali ini gua mau nulis gimana sih cara agar guru hafal dengan kita, setelah sebelumnya pernah nulis Cara Menghadapi Guru Killer. 

ingat
guru

Dulu waktu SMP gua sering mikir dari sekian banyak murid di sekolah ini, nggak mungkin guru hafal semua murid-muridnya. Hanya murid yang menurutnya menarik dan terpilih saja yang akan dihafalkan dan diingat oleh guru, seperti anak-anak pintar yang ikut olimpiade, atau bahkan anak-anak nakal yang sering membuat kegaduhan dan harus diluruskan haha.

Nah bagusnya gua ini orang yang tidak menonjol dari segi apapun, dibilang nakal nggak, dibilang pinter apalagi. Jadi sudah pasti hanya segelintir guru yang hafal dengan gua jika sudah di luaran sekolah. Lalu apa saja yang bisa membuat guru kita bisa hafal dan ingat dengan kita?

Cara membuat Guru hafal dengan Kita

1. Pintar

"Andai saja kalian kaya Rima semua, pintar dan nggak banyak ulah. Pasti kelas ini akan jadi yang terbaik." ucap Bu Nur. Yap, murid yang pintar sudah pasti akan dikenal oleh banyak guru. Apalagi jika kita sudah bisa mewakili sekolah dalam berbagai perlombaan olimpiade. Selain bisa dikenal oleh guru, sudah pasti murid ini akan jadi kebanggaan sekolah.

2. Memperhatikan dan Bertanya

"Jadi gini, cara biar bisa ngitung keliling persegi di ms.access itu 2((val(panjang))+(val(lebar)))", kata pak Gatot setelah gua bertanya cara menulis rumus di ms.access. Beliau langsung bersemangat ketika gua menghampirinya dan bertanya tentang permasalahan gua, karena semua teman gua asyik bermain game dan tidak memperhatikan, tapi ada anak yang mau bertanya. Pasti guru akan ingat dengan kita, walaupun hanya sebatas hafal muka, sudah lumayan bukan?

3. Ikut OSIS

Gua sendiri sebenarnya nggak pernah ikutan organisasi gitu, tapi sudah pasti semua guru akan kenal dengan kamu jika kamu ikut OSIS. Apalagi kalau kamu sampai jadi ketua OSIS, sudah pasti semua guru, teman se-angkatan, bahkan satu sekolah bisa kenal dengan kamu.

4. Lucu

Sebenarnya hanya orang yang lucunya alami yang akan disenangi banyak orang, karena tidak jarang teman gua yang sok nge-lucu tapi hasilnya garing haha. Nah, murid yang pandai membuat lawakan ini biasanya akan dihafalkan oleh guru, karena terkadang ditengah suntuknya proses belajar-mengajar dia bisa mencairkan suasana.

5. Unik

Nggak bisa ngelucu? santai aja. Dulu pas SMP mungkin temen-temen gua heran sama keunikan gua. Jadi dulu itu setiap gua gugup, rasanya ludah ngumpul di mulut dan pengen gua tumpahin alias muntah. Jadi setiap mau presentasi, temen gua udah pada ngerti dan gua nggak disuruh baca materinya haha.

Dan saking takut dan bingungnya gua sama keunikan gua ini, saat awal-awal gua sampai nggak masuk 12 hari buat ngehindar dari pelajaran IPS dan Bahasa Inggris karena gua ada hafalan di depan kelas, yang pastinya buat gua gugup dan mau muntah. Orang tua gua kira, gua ini kesetanan wkwk, sampe gua dikasih air yang sudah didoakan agar setannya keluar semua.

Lalu orangtua gua dipanggil karena absensi gua, gua dipertemukan sama guru bahasa inggris gua (Pak Wasgito) dan Walikelas (Bu Manzilah). Setelah obrolan yang panjang akhirnya gua diberi keistimewaan, setiap ada hafalan gua boleh maju kapan aja kalo udah siap, atau bahkan waktu istirahat saat teman-teman gua udah nggak ada di kelas. Dan sudah pasti guru-guru hafal dengan gua yang mual saat gugup, haha walaupun jelek sih.

6. Main kerumahnya

Emang sih nggak semua guru itu bisa akrab sama murid, tapi biasanya ada saja guru yang bisa dengan akrab dekat dengan muridnya. Waktu SMP ada guru gua namanya Pak Budi, sering setiap pulang sekolah gua dan beberapa teman main  PS di rumahnya (itung-itung ngirit daripada nge-rental).

7. Nakal

Kamu nggak pintar? males nanya? males ikut OSIS? nggak bisa ngelucu? Tenang aja, kamu masih bisa kok diingat oleh guru kamu. Kamu hanya perlu berbuat kenakalan remaja standar saja sih, seperti tawuran, nebeng truk pas pulang sekolah, ngerokok di kelas. Tapi sebaiknya jangan begitu ya, walaupun diingat, pasti lebih banyak keburukannya yang akan diingat.

Begitulah kira-kira beberapa cara agar guru bisa menghafal kita sebagai muridnya, dari menjadi siswa yang baik dan pintar, sampai jadi siswa yang nakal bahkan kriminal haha. Tulisan ini mungkin tidak sepenuhnya benar, tapi apa salahnya dicoba bukan?

Bahkan sampai saat ini, terkadang saya masih berkomunikasi dengan beberapa guru saya. Sekian tulisan kali ini, kurang lebihnya mohon dimaafkan, Wassalamualaikum.

Nama gue Hanif, 20tahun. Pecinta kopi saset seribuan, suka baca dan nulis. FIFA is my life (dilarang merokok)

Comments

1 comments

benar, karena guru harus mengingat segitu banyaknya murid di sekolah, ada baiknya kita "usaha" supaya kita meninggalkan kesan -brebeda-, dengan begitu beliau-beliau akan lebih mudah ingat dengan kita


EmoticonEmoticon