13 November 2017

Mengatasi RAM dan CPU Usage Tinggi, Penyebab lag Windows 10

Asslamualaikum

Apa kabar? semoga sehat selalu. Kali ini saya akan memberikan sedikit cara untuk mengatasi penggunaan RAM dan CPU yang tinggi, sehingga menyebabkan komputer menjadi lag.

Mengatasi RAM dan CPU usage tinggi

usage
Penggunaan CPU dan RAM, Pic: Google.com

Microsoft merilis sistem operasi Windows 10 dan orang-orang bisa meng-upgradenya dari Windows 7 dan Windows 8.1 secara gratis. Tapi saya akan ceritakan tentang bug di Windows 10 ini yang membuat penggunanya curhat dengan masalahnya di forum internet karena komputer mereka melambat.

Banyak pengguna Windows 10 lapor ke Reddit dan forum Microsoft bahwa beberapa proses (ntoskrnl.exe) di Windows 10 membuat komputer mereka melambat karena mengonsumsi banyak daya RAM dan CPU, dan kali ini saya akan kasih beberapa cara untuk mengatasi penggunaan daya RAM dan CPU di Windows 10.

Proses utama yang dicurigai sebagai masalahnya adalah proses (ntoskrnl.exe). Karena dilaporkan bahwa proses ini menaikkan penggunaan RAM saat PC dinyalakan, dan berpotensi menyebabkan komputernya melambat atau biasa kita sebut lag.

Oke , di sini saya akan beri sedikit cara simpel untuk mengurangi masalah penggunaan RAM dan CPU yang tinggi:

Sebelum mengotak-atik pengaturan sistem Komputer kamu, pastikan dulu bahwa komputer kamu tidak terserang malware. Banyak pengguna yang meng-upgrade dari Windows sebelumnya, tapi malware dari OS sebelumnya ikut berpindah ke Windows 10. Kamu bisa instal aplikasi anti malware untuk mengecek (deep scan) Windows 10 kamu dan setelah itu reboot. 

Sekarang, kita lakukan langkah selanjutnya untuk mengatasi penggunaan RAM dan CPU yang tinggi jika masalah ini masih belum selesai. 




Bagaimana Cara Mengatasi Penggunaan RAM dan CPU yang Tinggi di Windows 10:


1. Ubah Pengaturan Registry (Registry Hack):

pencet Win Key + R
Ketik “Regedit” dan tekan Enter.
Pergi ke ‘HKEY_LOCAL_MACHINE\SYSTEM\CurrentControlSet\Control\Session Manager\Memory Management
Cari ‘ClearPageFileAtShutDown’ dan ubah value/nilainya menjadi 1
Restart komputer. Jika tidak ada? lewati saja cara ini.

2. Perbaiki Masalah Driver:

Buka ‘Device manager(klik kanan pada icon This Computer) dan ‘Scan for hardware changes’ instal driver yang belum terpasang.

3. Buat Windows 10 ke best performance

Klik kanan di icon “Computer” dan pilih “Properties
Pilih “Advanced System Settings
Lalu pergi ke “System Properties
Kemudian pilih “Settings
Dan pilih “Adjust for best performance” dan “Apply”.
Klik “OK” dan Restart komputermu.

4. Disable startup programs

Pencet Win Key + R
Ketik ‘msconfig’ dan pencet enter
Atau jika kalian tau langsung saja buka Task Manager. Klik tab “Startup” dan kamu akan melihat daftar program yang berjalan saat komputer baru dinyalakan.
Klik kanan pada aplikasi yang ingin kamu disable saat startup dan pilih "Disable".

5. Defragment Hard Drives

Pencet Win Key + R
Ketik “dfrgui” dan Enter
Akan keluar tab baru, klik hard drive yang ingin kamu defragment (saran saya drive yang terinstal Windows)
Klik “Optimize” dan ikuti perintah dilayar untuk menyelesaikan proses defrag
Restart komputer. Tujuannya untuk membuang file tidak perlu dan menata file yang berantakan agar komputer dapat membaca lebih cepat.

6.  Tutup dan Uninstall

Jika perlu aplikasi yang mungkin jarang atau tidak pernah kamu gunakan. Untuk cara meng-uninstall aplikasi bisa baca di sini (Cara Uninstall aplikasi dan game di Windows).

Langkah di atas harusnya bisa mengatasi masalah penggunaan RAM dan CPU yang tinggi. Berikut cara mengatasi penggunaan RAM dan CPU tinggi akibat (ntoskrnl.exe).

Bagaimana cara mengatasi penggunaan CPU/RAM yang tinggi di Windows 10 akibat ntoskrnl.exe?

Di forum juga banyak yang menyarankan untuk mengupdate driver usang secara berkala atau minimal cek driver tersebut. Walaupun Microsoft bisa mengendalikan proses update driver secara otomatis. Tapi saya sarankan untuk update network, graphic, dan sound driver secara manual. Cara ini bekerja bagi banyak orang untuk mengatasi penggunaan RAM dan CPU yang tinggi. 

Beberapa forum juga memberitahu bahwa Runtime Broker adalah salah satu proses yang memakan banyak penggunaan CPU, (ntoskrnl.exe) pada Windows 10 ini juga tidak memiliki banyak fungsi yang mempengaruhi sistem, sehingga tidak masalah jika kita nonaktifkan.
  • Bersihkan komputer kamu dengan Antivirus yang terpercaya
  • Update driver, barang kali ada yang rusak dan tertinggal dari versi terbaru
  • Disable Runtime Broker untuk mencegah penggunaan CPU dan RAM yang tinggi. Pergi ke Start Menu > Setting app dan buka System > Notifications & Action. Hilangkan pilihan "Show me tips about Windows" dan reboot komputer kamu.
Jika kalian ada cara lain untuk mengatasi penggunaan RAM dan CPU yang tinggi bisa kalian tulis di kolom komentar, hitung-hitung membantu teman-teman kita yang sedang kesusahan. Kurang lebihnya mohon dimaafkan, Wassalamualaikum. 

Nama gue Hanif, 20tahun. Pecinta kopi saset seribuan, suka baca dan nulis. FIFA is my life (dilarang merokok)

Comments

2 comments

Artikelnya bermanfaat gan :)

terimakasih sudah berkunjung.


EmoticonEmoticon